Valentinus Roby Hananto

Blog Dosen Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya

Belajar pemodelan dan simulasi menggunakan aplikasi ARENA

Salah satu mata kuliah Master of Engineering Management yang saya ambil di University of South Florida (USF) adalah Computer Simulation. Di mata kuliah ini saya belajar bagaimana membuat model serta mensimulasikan suatu sistem. Software simulasi yang digunakan adalah ARENA, yang mana cukup berhasil membuat saya jatuh cinta untuk belajar sistem simulasi. Sebelumnya saya juga sudah mendapat mata kuliah Pemodelan & Simulasi di level undergraduate, tetapi belum menggunakan software simulasi. Apa yang menarik dari ARENA dan bagaimana kita bisa belajar simulasi sistem dengan ARENA, akan saya bahas dalam posting ini.

Sekilas tentang ARENA
ARENA adalah sebuah discrete event simulation software yang dikembangkan oleh Rockwell Automation. ARENA saat ini sudah digunakan oleh lebih dari 350.000 users, baik di dunia bisnis, industry, maupun akademia. Dengan menggunakan ARENA, kita bisa mensimulasikan proses bisnis, proses produksi, sistem logistik, transportasi, dll. ARENA juga cukup popular digunakan di institusi pendidikan di seluruh dunia. Demonstrasi online tentang ARENA bisa dilihat disini (http://www.systemsnavigator.com/sn_website/?q=node/76). Bagi pelajar/mahasiswa yang ingin mencoba belajar ARENA, Anda bisa mencoba student version nya yang bisa di download disini (https://www.arenasimulation.com/academic/students). Ada limitasi untuk model yang bisa dibuat pada student version, tapi untuk sekedar belajar sudah cukup OK, dan yang pasti FREE!

Belajar simulasi dengan ARENA seperti belajar logika pemrograman
Bagaimana untuk mulai belajar menggunakan ARENA? Skill apa saja yang diperlukan sebelum mempelajari ARENA? Well, sebenarnya membuat model di ARENA hamper mirip dengan pembuatan flowchart sistem. Kita bisa membuat percabangan (branching), perulangan (looping), proses, deklarasi variabel, dll. Yang membuat saya tertarik adalah bagaimana kita memodelkan sebuah sistem simulasi di ARENA berdasarkan deskripsi sistem yang ada. Mirip dengan membuat algoritma pemorograman, setiap orang bisa memiliki logika masing-masing untuk menyelesaikan sebuah problem.

Deskripsi tadi mungkin terdengar cukup mudah, apalagi kita cukup melakukan drag and drop modul yang diperlukan untuk membuat sebuah model. Tapi mata kuliah yang saya ambil bukanlah “ARENA Tutorial”, melainkan mata kuliah “Simulation System”. Tujuan kita belajar sistem simulasi adalah untuk mempelajari cara kerja sebuah sistem, menganalisis nya, dan kemudian mencoba untuk mengoptimalkan kinerja sistem tersebut. Disini konsep-konsep dasar statistik, probabilitas, dan teknik simulasi akan dibutuhkan. Tanpa pemahaman konsep tersebut, kita akan kesulitan untuk menganalisis output dari simulasi yang sudah dirancang dan dijalankan.

Konklusi
Jadi tunggu apa lagi? Kalau Anda memang tertarik untuk belajar tentang pemodelan dan simulasi, ARENA bisa jadi merupakan software yang tepat untuk belajar dan berlatih. Memang masih ada berbagai software lain (ProModel, AutoMod, dll), tetapi saya rasa Arena lebih mudah untuk dipelajari dan juga cukup populer karena fleksibilitas dan kapabilitas nya dalam simulasi sistem. Selamat mencoba!!

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

19 Responses to “Belajar pemodelan dan simulasi menggunakan aplikasi ARENA”

  1. terimaksih pak… informasi mengenai ARENA, jujur saya sebetulnya suka sama IT, namun untuk tahap ini, saya belum mengerti, dan terimakasih informasinya, semoga ini dapat memberi motivasi kepada saya untuk lebih giat belajar

  2. Edo says:

    Software yang sangat menarik. Terima kasih pak buat infonya

  3. informasi menarik. terima kasih

  4. Amelia says:

    Informasinya sangat menarik, tapi saya masih bingung untuk memasukan gambar seperti di atas itu bagaimana ya mas?

  5. Ahmad Jery Ramadhan . says:

    bang ini gmna cara download softwarenya
    ada tugas kampus nih bang
    bantu dong

  6. izin tanya mas, simulasi di atas beda ya sama pembahasa simulasi digital dan visual yang saya pelajari di SMA. maaf..

    • Profile photo of Valentinus Valentinus says:

      iya mas, simulasi disini memang berbeda dengan simulasi digital/visual. Simulasi yang saya gunakan disini adalah untuk mensimulasikan sebuah sistem atau proses yang ada, misalnya dalam industri. Sedangkan simulasi visual digunakan untuk memvisualikan gagasan atau informasi agar lebih nyata/menarik.

  7. Aziz says:

    Permisi mau numpang tanya Pak, software Arena menggunakan bahasa komputer apa ya pak? java? C++?
    Terimakasih infonya Pak 🙂 (Y)

    • Profile photo of Valentinus Valentinus says:

      Bukan keduanya, Arena menggunakan SIMAN language.. Tapi ngga perlu khawatir, Arena ini sudah didesain secara visual jadi tidak perlu mempelajari bahasa komputernya. Hehe..

  8. Memang masih ada berbagai software lain (ProModel, AutoMod, dll), tetapi saya rasa Arena lebih mudah untuk dipelajari dan juga cukup populer karena fleksibilitas dan kapabilitas nya dalam simulasi sistem. Selamat mencoba!!

  9. Net Property says:

    Nambah lagi satu informasi untuk koleksi software yang sangat berguna,
    Terimakasih banyak kang Valentinus

  10. akhirnya nemu juga aplikasinya.. terimakasih banyak pak

  11. Lucita says:

    Pak, saya mahasiswa politeknik elektro di sebelah dan sedang dalam tahap mendalami software arena ini untuk simulasi tugas akhir saya. Jika di kampus tempat bapak mengajar ada workshop Arena, mohon informasi ya pak 😀 Terimakasih

Leave a Reply