Hospital Management and Information System

“Sebenarnya tidak ada sistem yang sederhana, walau sub dari sub sistem sekalipun, bila kita dapat melihatnya secara detil dan mendalam.”

Tulisan ini saya tujukan bagi Mahasiswa S1 SI, agar tak perlu bingung dan takut dalam mencari tema dan atau judul tugas akhir, karena pada dasarnya terdapat banyak sistem informasi di sekitar kita yang bisa diangkat menjadi tema dan atau judul tugas akhir. Untuk memperjelas pernyataan saya di atas, bahwa tidak ada sistem yang sederhana bila kita dapat melihatnya secara detil dan mendalam, pada kesempatan ini akan saya sedikit uraikan sistem informasi yang ada di rumah sakit, atau lebih dikenal dengan Hospital Management and Information System (HMIS).

Sebuah HMIS terdiri dari banyak modul sistem, sebagaimana dapat dilihat pada blok diagram di bawah ini:

HMIS Modules

Berikut ini adalah sedikit ulasan tentang beberapa modul di atas:

Operation Theatre Management

  • Mengelola data yang terkait dengan penjadwalan operasi dan pengaturan alat, seperti mengatur instrumen bedah, peralatan medis untuk anestesi, dll
  • Fitur Utama:
  • Menjadwalkan janji pasien.
  • Merawat dan mengendalikan stok teater dan melakukan pemesanan stok dan memasok dari penyimpanan utama.
  • Melacak dan menempatkan order untuk linen dengan  cucian dan housekeeping.
  • Proses-proses permintaan perawatan.
  • Menyediakan jadwal harian teater  agar bangsal mendapatkan informasi real-time.
  • Membantu untuk mengakses laporan seperti utilisasi teater.

Blood Bank Management

  • Mengelola berbagai fungsi kritis berkaitan dengan pengelolaan darah, mencakup siklus lengkap dari mendapatkan darah sampai dengan memasok ke rumah sakit.
  • Fitur Utama:
  • Merawat data pasien dan donor.
  • Melakukan manajemen material.
  • Mendukung koleksi spesimen dan pengujian.
  • Menyediakan sejarah donor dan sejarah bank darah pasien.

Dietary Management

  • Sistem manajemen rumah sakit diet bekerja dalam koordinasi dengan dapur rumah sakit, membantu dapur untuk memasok makanan kepada pasien sesuai dengan rekomendasi dari ahli gizi.
  • Modul ini bekerja sama dengan modul lain yang melacak informasi pasien dan dokter. Ahli gizi membuat rencana diet menurut informasi pasien dan rekomendasi dokter.
  • Modul ini juga melakukan penjadwalan makan pasien, kustomisasi makanan per pasien dan catatan pesanan makanan individu.

Bio-medical Equipment Maintenance

  • Mengelola peralatan biomedis di rumah sakit.
  • Fitur Utama:
  • Rencana organisasi departemen: Fitur ini memungkinkan untuk mendaftar tipe pelatihan yang dibutuhkan staf rumah sakit dan menjadwalkannya.
  • Detil peralatan: Membantu untuk menyimpan dan memperoleh informasi tentang manufaktur, pemasok, asuransi, instalasi, pergerakan peralatan, evaluasi, dan tiap pemecahan masalah yang ada.
  • Jadwal perawatan: Membantu untuk menjadwalkan perawatan dan pemeriksaan peralatan.
  • Kontrak: Membantu untuk menyimpan detil kontrak perawatan peralatan medis yang di-outsource.
  • Permintaan dan isu departemental: Membantu untuk melacak dan mengeluarkan permintaan resmi departemental dan pengembaliannya.
  •  Penanganan perbaikan: Membantu untuk mengatur permintaan perbaikan peralatan, status perintah kerja, catatan teknisi, dll.

Central Sterile Supply Department (CSSD)

  • Mengelola catatan pasokan steril di rumah sakit, yang mengotomatisasikan proses pengelolaan dan pelacakan persediaan ke dan dari tiap departemen.
  • Modul CSSD mengelola berbagai fungsi departemen CSSD seperti mengumpulkan, dekontaminasi, perakitan, pengemasan, sterilisasi, penyimpanan dan pendistribusian aneka ragam barang dan peralatan ke area-area di rumah sakit yang menyediakan perawatan pasien seperti pengumpulan sampel, kamar operasi dll

Housekeeping

  • Modul ini tidak hanya memastikan pasokan yang diperlukan untuk setiap departemen, tetapi juga mencakup langkah-langkah untuk menjaga agar linen dan laundry bebas kontaminasi.
  • Departemen perlu mengikuti langkah-langkah sanitasi untuk menjaga agar cucian bebas dari kuman mikrobiologi yang dapat menghasilkan risiko infeksi ulang kepada pasien.
  • Modul ini juga berfungsi untuk mengelola stok linen dan laundry rumah sakit.

Patient Administration Key Functions

Patient Administration Key Functions

Clinical Management Key Functions

Clinical Management Key Functions

Resource Management Key Functions

Resource Management Key Functions

Financial Management Key Functions

Financial Management Key Functions

MIS Key Functions

MIS Key Functions

Sebagai ringkasan berikut ini adalah daftar modul-modul HMIS:

  1. PATIENT REGISTRATION
  2.  WARD / ROOM MANAGEMENT
  3. EMERGENCY/ CASUALTY
  4. DOCTORS WORKBENCH
    1. THE DOCTOR’S APPOINTMENT MODULE
    2. CONSULTANT DOCTOR MODULE
  5. IPD (In Patient Dept) PATIENT MODULE
  6. LABORATORY INFORMATION SYSTEM (LIS)
  7. RADIOLOGY INFORMATION SYSTEM (RIS)
  8. OPERATION THEATER MANAGEMENT MODULE
  9. CERTIFICATES ISSUE MODULE
  10. ROSTER MODULE / NURSING MODULE
  11. COMMUNICATION MODULE
  12. INVENTORY & FIXED ASSET MANAGEMENT
  13. MEDICAL STORE MANAGEMENT SYSTEM
  14. WARD PHARMACY/INVENTORY MANAGEMENT SYSTEM
  15. PHYSIOTHERAPY MODULE
  16. DIET MODULE
  17. HOUSE KEEPING MODULE (LINEN & LAUNDRY MODULE)
  18. PAY ROLL MODULE
  19. FINANCIAL ACCOUNTING MODULE
  20. DENTAL MODULE
  21. BLOOD BANK (BIS)
  22. MEDICAL RESEARCH MODULE
  23. ICD DIAGNOSIS MODULE
  24. DONATION MODULE
  25. BILLING MODULE AND DAILY TRANSACTIONS  REPORTS
  26.  AMBULANCE MODULE
  27. USER MANAGEMENT & AUTHORITY SYSTEM
  28.  ADDRESS DIRECTORY
  29. BACKUP/RESTORE MODULE
  30. MIS REPORTS
  31. EQUIPMENT MAINTENANCE
  32. CENTRAL STERILIZED SUPPLY DEPARTMENT (CSSD)
  33. ENERGY AUDIT
  34. COSTING
  35. LIBRARY MANAGEMENT
  36. BUDGETS
  37. HELP DESK
  38. FACILITY MANAGEMENT
  39. WASTE MANAGEMENT
  40. PACS & TELE RADIOLOGY
  41. FINANCIAL ACCOUNTING

Sedikitnya ada 41 modul dari sebuah HMIS dan tiap modul ini masih bisa kita uraikan lagi secara detil menjadi sub-sub sistem untuk bisa diangkat menjadi tema dan atau judul tugas akhir, misalnya modul Radiology Information System (RIS) bisa kita uraikan menjadi seperti ini:

RIS Modules

Contoh nyata lainnya adalah modul PACS dan Teleradiologi yang telah dibagi menjadi 6 tugas akhir dan masih berlanjut hingga sekarang, karena pada PACS terdiri dari 2 sistem yaitu PACS Server dan PACS Workstation, apalagi bila dikaitkan dengan penerapan teknologi, seperti mobile device akan menjadi mobile PACS, dan spesialisasi dari bidang kedokteran yang terkait, seperti PACS untuk cardiology, dll. Kalau ditinjau dari proses pengolahan citra juga akan menjadi memunculkan banyak lagi tema dan atau judul tugas akhir, baik dari sisi penerapannya, seperti 3D rendering, image fussion, dll, maupun dari metode atau algoritma yang digunakan.

Bila kita melihat keterkaitan / integrasi antar modul ini, akan didapatkan lagi banyak hal yang bisa dipelajari lebih lanjut, seperti kebutuhan terhadap sistem Health Level 7 (HL7) broker. Secara keseluruhan sistem informasi di departemen radiologi dapat digambarkan sebagai berikut:

Integrasi Sistem di departemen radiologi

Pada blok diagram di atas, menggambarkan proses integrasi informasi dari HIS, RIS, modality dan PACS, dari proses order sampai dihasilkan laporan dari dokter radiologi yaitu laporan hasil interpretasi dari citra medis:

  1. HIS mengirimkan medical imaging order ke RIS dalam bentuk pesan OMI^O23
  2. HL7 broker akan mengirimkan acknowledge atas order yang diterima ke HIS dalam bentuk pesan ORI^O24
  3. HL7 broker meneruskan order ke RIS
  4. RIS melakukan penjadwalan ke Modality Worklist (MWL)
  5. Modality Worklist mengirimkam data pasien ke modality
  6. Modality memberikan status pasien yang telah melakukan pencitraan dan mengirimkannya ke RIS melalui Modality Performed Procedure Step (MPPS)
  7. MPPS mengirim status pemeriksaan ke RIS
  8. Modality mengirimkan image ke PACS Server dalam format .dcm
  9. PACS server mengirimkan image ke PACS workstation untuk dibaca dokter untuk diinterpretasikan.
  10. PACS workstation mengirimkan laporan hasil interpretasi citra medis yang telah dilakukan oleh dokter ke PACS server
  11. PACS server meneruskan laporan interprestasi dokter ke RIS
  12. RIS mengirim laporan interprestasi dokter ke HL7 broker
  13. HL7 broker dengan menggunakan bentuk pesan ORU^R01 mengirimkan status dan hasil pemeriksaan ke HIS
  14. HIS mengirim acknowledge atas pesan ORU yang diterima dengan bentuk pesan ACK^R01
  15. Karena HL7 hanya mencakup pesan berupa teks, maka bila HIS membutuhkan citra medis, maka HIS akan meminta ke PACS server dengan menggunakan HTTP request via web service.

Demikian sekilas ulasan dari saya tentang sistem informasi yang ada di rumah sakit, semoga bisa menambah semangat dan berguna untuk tugas akhir.

[ROM]

 

3 Responses to Hospital Management and Information System

  1. Hadi Pedia says:

    Ini baru keren gan….. 😀

  2. Belajar SEO says:

    Bermanfaat sekali ini, thanks atas infonya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by WordPress | Designed by: diet | Thanks to lasik, online colleges and seo
Skip to toolbar