Edo Yonatan Koentjoro

Kesempatan di Balik Kesempitan

by on Jun.13, 2018, under Renungan

Rabu, 13 Juni 2018

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” – Roma 8:28

Suatu ketika terjadi sebuah kesulitan yang dialami oleh para petani di Mason Dixon, Gettyburg Pensylvania, yaitu kenaikan yang sangat tinggi dari biaya listrik. Hampir semua petani mengeluh karena tidak bisa mengelola lahannya. Akibatnya, pupuk kandang dari kotoran sapi mereka pun menumpuk. Namun, Waybright bersaudara, bersama saudara iparnya memilih untuk berhenti mengeluh dan justru mulai berpikir cara untuk menghasilkan listrik sendiri.

Mereka membangun alat pembangkit tenaga listrik dengan menggunakan gas metana dari pembakaran pupuk kotoran sapi, yang berasal dari 2.000 ekor ternak mereka. Dengan generator tersebut, mereka berhasil mengurangi rekening listrik tahunan dari US $30.000 menjadi hanya US $15.000. Itulah bukti bawa di balik setiap kesulitan selalu terdapat kesempatan yang menguntungkan bagi orang-orang yang kreatif dan yang tidak pernah menyerah.

Di kejadian lainnya, seorang anak yang penuh dengan ide kreatif berusaha menawarkan ide-idenya pada orang-orang yang berkantor di gedung mewah. Namun, semua menolaknya. Akhirnya ia memutuskan untuk mengurung diri di garasi rumahnya. Bukan untuk merenungi nasib dan mengasihani diri sendiri, tetapi justru sedang berusaha untuk mewujudkan ide cemerlangnya. Dan akhirnya berawal dari garasi yang sederhana, berdirilah perusahaan komputer raksasa Apple Computer yang kini sangat terkenal di dunia. Pemuda itu adalah mendiang Steve Jobs.

Sobat Talenta, bila kita memperhatikan sekeliling kita, banyak barang-barang yang dianggap orang tidak berguna. Justru di tangan orang yang kreatif dapat menjadi sebuah maha karya yang punya daya jual tinggi. Sebut saja enceng gondok, kertas koran, kulit telur, kardus bekas, bahkan kotoran hewan pun dapat disulap menjadi produk yang bermanfaat bagi kehidupan.

Terkadang memang sulit untuk menjadi kreatif. Namun kita dapat memulainya dari hal yang sederhana. Bila kita membiasakan diri untuk berpikir lain dari yang biasanya, lama kelamaan otak dan pikiran kita pun dengan sendirinya akan memunculkan ide-ide yang brilian dan kreatif.

Jadi, mari berpikir kreatif, jangan mudah menyerah, namun mari mencari peluang di balik setiap tantangan yang kita hadapi. Dan jangan terkejut, kalau ada berkat yang tiba-tiba kita temukan di balik setiap tantangan. Karena Tuhan kita, selalu bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Bagaimana menurut anda?

Sumber: Renungan Inspirasi Talenta

:, , , , , , , , ,

Leave a Reply

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Blogroll

A few highly recommended websites...