Startup Unicorn dari Asia Tenggara



Filed under : Startup

Gelar Unicorn atau Kuda Bertanduk Satu yang dalam tradisi Eropa disebut sebagai simbol kesucian dan keanggunan. Gelar ini diberikan kepada perusahaan startup yang memiliki nilai valuasi sebesar $1 miliar. Berikut ini adalah perusahaan startup di Asia Tenggara yang termasuk dalam kategori unicorn.

  1. Grab (Malaysia)

Merupakan perusahaan ridesharing dan rival terkuat Gojek di pasar Indonesia saat ini. Grab telah beroperasi di 30 kota diseluruh negara yaitu Malaysia, Filipina, Thailand, India, Singapura, Vietnam dan Indonesia. Sampai saat ini, total valuasi Grab telah mencapai US$ 6 miliar.

  1. Lazada (Singapura)

Setelah mengalami kerugian yang cukup besar, akhirnya Lazada diakuisisi oleh Alibaba pada April 2016. Jika dilihat dari nilai valuasi Lazada saat ini sudah mencapai nilai US$ 3,2 miliar.

  1. SEA Group (Singapura)

Awalnya startup ini bernama Garena dan hanya fokus pada platform game saja. Namun kini perusahaan ini telah berubah nama menjadi SEA Group, dan telah memiliki lini bisnis diantaranya Garena, Shopee, danĀ  Airpay. Perusahaan ini didirikan oleh Forrest LI pada tahun 2009 dan nilai total valuasinya senilai US$ 4,5 miliar.

  1. VNG Corporation (Vietnam)

Pada awalnya perusahaan ini hanya berfokus pada games saja, tetapi melihat perkembangan dunia digital saat ini perusahaan VNG berkembang mulai dari aplikasi streaming musik dan video, media sosial, e-commerce dan sebagainya. Meskipun memiliki banyak platform tetapi perusahaan ini hanya berkembang di negaranya saja yakni Vietnam. Nilai valuasinya bernilai lebih dari US$ 1 miliar.

  1. Revolution Precrafted (Filipina)

Sebuah perusahaan startup yang didirikan oleh Robbie Antonio yang memang telah terkenal pemain hebat dalam bidang real estate di Filipina. Nilai valuasi untuk perusahaan ini adalah lebih dari US$ 1 triliun.

  1. Gojek (Indonesia)

Merupakan startup pertama di Indonesia yang memiliki predikat unicorn, bagaimana tidak Gojek berkali-kali mendapatkan suntikan dana dari dua investor yaitu Astra Internasional dan Djarum awal tahun 2018. Nilai total valuasinya diperkirakan US$ 4 miliar atau sekitar Rp. 53,4 triliun.

  1. Tokopedia (Indonesia)

Tokopedia memiliki nilai valuasi sebesar US$ 1,2 miliar.

  1. Bukalapak (Indonesia)

Dibanding startup yang disebutkan sebelumnya, Bukalapak merupakan startup yang baru mendapatkan gelar unicorn. Sampai saat ini belum diketahui berapa nilai valuasi dari perusahaan ini karena pihak Bukalapak sendiri belum ingin memberikan informasi.

  1. Traveloka (Indonesia)

Startup yang bergerak dibidang reservasi pesawat dan hotel ini memiliki nilai valuasi US$ 2 miliar.

 

Dikutip dari : Infokomputer. April 2018.

One Response to “Startup Unicorn dari Asia Tenggara”

  1. olehkita says:

    Semoga startup Indonesia semakin mendunia

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a reply