TOP

Kapan Perlu Interactive Advertising?

Untuk menciptakan iklan interaktif yang kreatif dan efektif, dibutuhkan ide yang tidak rata-rata. Creatornya harus menguasai dan mensinergikan Triangle Insights : Medium Insights, Consumer/Audience Insights dan Brand Insights.

Medium Insights mencakup pemahaman terhadap nature dari media yang akan ditempati, karakter-karakter khasnya, teknologi khasnya dll. Consumer / Audience Insights mencakup pemahaman terhadap habit dan psikologis khalayak konsumen. Sedangkan Brand Insights, mencakup pemahaman terhadap karakter, aura dan value merek.

Iklan pada dasarnya juga tidak boleh asal interaktif dan kreatif, namun harus juga tepat sehingga memberikan dampak yang kuat. Kreatif iklan interaktif memungkinkan terjadinya partisipasi audience. Itulah langkah paling basic. Tanpa adanya partisipasi, iklan interaktif disebut gagal meskipun iklan tersebut dirancang interaktif.

Meski tren iklan tengah berkembang, perlukah semua iklan dibuat interaktif?

Jawabannya, tidak semua iklan harus dirancang sebagai iklan interaktif, semua tergantung Behaviour Audience serta kebutuhan pemasar. Pada konteks behavior audience, iklan Tesco Virtual Store merupakan contoh iklan interaktif yang sukses. Dengan gaya hidup yang begitu sibuk, hidup masyarakat Korea Selatan dihabiskan di rumah, kantor dan perjalanan via subway, untuk menambah toko di ketiga area tersebut, sangatlah mahal. Solusinya adalah Tesco membuat Virtual Store berupa poster panjang di sejumlah subway. Poster yang jauh lebih murah daripada actual store itu memajang semua daftar dagangan Tesco, lengkap dengan harga dan QR code. Orang hanya cukup memotret QR code dari barang yang mau mereka beli. Pembayarannya pun melalui mekanisme autodebit dan barang dikirim langsung ke alamat yang di daftarkan.

Poster tersebut mampu memberikan business solution berdasarkan pemahaman behavior, sehingga memungkinkan terjadinya partisipasi dengan teknologi yang mudah

 

 

Dikutip dari : Wulandari D., Mix Marketing Communication, 2016

17 comments. Leave a Reply

  1. bener juga sih tergantung targetnya… tapi kalo iklan online wajib interaktif

    • Yapp Setujuuu!

    • yang paling penting tertarget dan memiliki Unique Selling Proposition

  2. Wah semakin maju aja ya di indonesia ini, salut deh sama teknologi di indonesia

  3. Saya sangat setuju dengan pendapat saudara.

  4. Ide yang menarik untuk menciptakan iklan yg interaktif dan tentunya efektif dengan memasang poster dijalan jalan. Makasih Infonya Bang.

  5. Setuju, iklan yang kreatif tentunya harus mampu memberikan dampak yang kuat, bukan hanya menarik perhatian tapi harus lebih dari itu.

  6. Sejauh mana barometer tingkat keberhasilan dari Interactive Advertising?

  7. salut dengan postingan agan yang ini,.. manteb banget dan yang penting lagi,.. sangat mendidik,.. terima kasih

  8. yang susah itu bahasa Iklan,,

  9. Pembahasan advertising selalu terasa menarik untuk dibaca… Setidaknya dapat ilmu tambahan lagi…

    Titik berat yang menjadi favorit saya adalah bagian kepuasan pelanggan 🙂

  10. nice

  11. Dunia sekarang adalah dunia iklan, popularitas juga sangat bergantung dengan iklan. Iklan interaktif apakah mirip dengan konsep e-learning?

  12. memang bener gan, kalau bikin iklan itu harus interactiv supaya iklannya menarik. orang yang buat pun harus punya ide yang tidak rata-rata. kunjungi blog saya juga ya gan

  13. pengaruh besar sob…makasih masukan nya

  14. selamat buat mas google dan selamat untuk yang telah membayar google tanpa ada uang kembali ke NKRI, bahkan pajak pun tidak. kasihan NKRI ku

Leave a Reply

Your email is never published nor shared.

You may use these HTML tags and attributes:<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Skip to toolbar