Category Archives: Wireless Communication

Isu Teknologi Nirkabel

Umum dan menjadi hal yang lumrah jika ada kemunculan perkembangan teknologi maka peruhasaan pembuat perangkat, penjual, operator melakukan publikasi besaran-besaran untuk mengenalkan produk tersebut. Sasaran yang hendak dicapai nampaknya adalah memaparkan teknologi sehingga kalayak memahami tentang teknologi, cara kerja, dan manfaat. Namun lebih dari itu unsur bisnis sangat memegang peranan penting dibalik itu semua. Tidak hanya memandang dampak positif saja, melihat perkembangan teknologi juga memperhatikan hal-hal yang buruk jika tidak memperhatikan aturan main yang ada dari penggunaan teknologi tersebut. Misalkan teknologi nirkabel, pengguna harus memperhatikan hal-hal negatif yang terjadi dipandang dari berbagai sudut.

Spektrum Bebas (Unlicensed Spectrum)

Untuk penggunaan gelombang radio, televisi dan layanan mobile phone, harus memiliki ijin yang dikeluarkan oleh Federation Communication Commission (FCC). Selain itu juga FCC juga mengeluarkan frekuensi yang bebas lisensi atau tidak perlu mengurus ijin frekuensi dalam menggunakannya. Namun demikian tetap harus ada badan atau regulasi yang mengaturnya agar aman dan tidak terjadi interferensi penggunaan layanan tertentu. Spektrum frekuensi ini misalnya untuk teknologi wireless LAN dan telpone rumahan tanpa kabel (cordless). Di Amerika terdapat dua pita frekuensi bebas, yaitu:

  1. ISM (Industrial, Scientific, and Medical)
  2. UNII(Unlicensed Nation Information Infrastructure)

ISM adalah pita frekuensi yang tidak dialokasikan untuk komunikasi seluruhnya, tapi digunakan untuk peralatan yang memancarkan gelombang microwave dalam penggunaannya. Sebagai contoh nyata frekuensi ini digunakan pada peralatan dapur yakni microwave oven dan scanner medis. Terdapat tiga frekuensi yang masuk dalam group ISM, yaitu :

  • ISM-900 pada 902-928 MHz
  • ISM-2.4 pada 2.4-2.4835 GHz
  • ISM-5.8 pada 5.725-5.850 GHz

U-NII oleh FCC dibuat secara khusus untuk sistem wireless LANseperti halnya fixed wireless application yang memiliki frekuensi sbb :

  • 5.15 – 5.35 GHz
  • 5.725-5.826 GHz

Pita frekuensi yang dimulai dari 5.15 GHz selalu tersedia untuk spektrum wireless LAN diseluruh dunia. Namun demikian, pita frekuensi 5.15 Ghz tidak support terhadap keaneka ragaman perangkat yang menggunakan pita 2.4 GHz,  untuk performa jaringan nirkabel yang lebih baik.

Daerah Spectrum Elektromaknetik

Cahaya nampak adalah bagian yang sangat kecil dari spektrum elektromagnetik. Radiasi elektromagnetik dengan wavelength terkecil disebut dengan sinar gamma. Radiasi elektromagnetik dengan wavelength besar (dari 10 centimeter s.d 300.000 meter dan lebih dari itu), yang dikenal dengan gelombang radio. Radio dan microwaves adalah perwujudan dari komunikasi nirkabel.

Karakteristik Spectrum Elektromagnetik

Di alam semesta ini properti dasar yang memiliki banyak manfaat adalah radiasi elektromaknetik. Radiasi elektromaknetik yang paling banyak di jumpai adalah cahaya. Kecepatan gelombang cahaya yang merambat dari sumber cahaya menuju tujuan, adalah tetap konstan sebesar 186.000 mil per detik atau 3 X 108 meter per detik. Karakteristik gelombang cahaya adalah sebagai berikut :
– Wavelength
– Period
– Phase
– Amplitudo

Kenapa perlu Komunikasi Nirkabel

Kenapa menggunakan komunikasi nirkabel ? Beberapa jawaban yang bisa di gunakan untuk menjawab, namun secara garis besar diperlukan teknologi komunikasi nirkabel ini adalah suatu bentuk kemudahan dalam hal penyediaan layanan. Untuk membangun jaringan nirkabel pada jaringan lokal cukup sederhana, yakni hanya menyediakan sebuah peralatan pemancar sinyal nirkabel maka terminal-terminal yang memiliki teknologi ini langsung bisa menggunakannya tanpa harus ribet menarik kabel. Bisa di kalkulasikan kemudian dibandingkan, berapa menit untuk menyediakan jaringan nirkabel bagi 100 terminal dan berapa menit waktu yang diperlukan untuk instalasi kabel jaringan bagi 100 terminal! Demikianlah kondisinya bahwa jaringan komunikasi nirkabel adalah mudah tersedia (easily available). Teknologi komunikasi tanpa kabel atau nirkabel ini dapat membantu pengguna jaringan saat harus tetap bekerja dengan mobilitas tinggi. Tuntutan harus pergi dari satu tempat ke tempat lain tetap bisa dilakukan, tetap akan dapat memperoleh informasi dan layanan saat pergi.

Powered by WordPress | Designed by: diet | Thanks to lasik, online colleges and seo
Skip to toolbar