Monthly Archives: January 2011

Gelombang Otak

Gelombang otak adalah sinyal analog yang berkisar antara 0-50Hz. Berdasarkan standard yang mengacu pada medical industry dipecah dalam kisaran frekuwensi sebagai berikut :

  1. Gelombang Delta (0,5-2,75 Hz) : gelombang Delta terjadi terutama pada bayi dan orang dewasa dalam tidur nyenyak. Gelombang Delta juga dapat berfungsi untuk memicu pelepasan hormon pertumbuhan, yang menyediakan penyembuhan, maka alasan mengapa tidur begitu penting selama proses penyembuhan.
  2. Theta (3,5-6,75 Hz) – Terjadi terutama pada anak-anak pada tahap awal tidur dan orang dewasa ketika mereka secara emosional tertekan.
  3. Low Alpha (7,5-9,5 Hz) dan High Alpha (10 – 11,75 Hz) – Terjadi ketika seseorang sedang santai (rilek), tetapi dalam keadaan sedang terjaga atau tidak sedang tidur. Selama keadaan ini, seseorang terjaga tetapi beristirahat. Selama tidur, gelombang alpha digantikan oleh gelombang beta.
  4. Low Beta (13-16,75 Hz) dan High Beta (18-29,75 Hz) – Terjadi ketika seseorang (dewasa) sedang konsentrasi (memfokuskan fikiran), terjaga atau sedang mengerjakan sesuatu.
  5. Low Gamma (31-39,75 Hz) dan Mid Gamma (41-49,75 Hz) – Saat berhubungan dengan aktivitas mental yang lebih tinggi termasuk mempersepsikan sesuatu atau mikir sesuatu dan kondisi sadar. Hal ini tampak terkait dengan kesadaran. Gelombang Gamma hilang di bawah anestesi umum.

Berdasarkan frekuensi yang dapat direkam menggunakan peralatan berteknologi electroencephalogram dapat mengetahui kondisi yang terjadi pada pikiran seseorang. Sebagai contohnya untuk mengukur tingkat perhatian seseorang terhadap sesuatu hal dapat diidentifikasi seberapa besar gelombang beta yang bisa direkam. Gelombang tersebut akan dapat dipantau mulai dari 13Hz s.d 30 Hz. Dari pantauan yang dapat diketahui dapat dihitung sejauh mana prosentase konsentrasi yang dapat kita lakukan.

Pada saat melakukan pengukuran terhadap tingkat konsentrasi menjelang istirahat (Pukul 11.55 am) menggunakan alat ukur Brain Computer Interface (BCI) obyek penelitian adalah saya sendiri dengan hasil adalah sebagai berikut :

Hasil pembacaan gelombang otak saya dalam sesi pelatihan konsentrasi.

  • Fokus maksimum saya adalah 64%,
  • fokus rata-rata 45%,
  • waktu pengukuran 189 detik,
  • indeks fokus saya 1035/1600.

Resume MK Jaringan Komputer

Semua mahasiswa MK Jaringan Komputer kelas P1 Diploma-3 Semester Gasal 2010/2011 STIKOM Surabaya harus membuat resume seluruh materi Jaringan Komputer pada blog masing-masing. Dan alamat blog tersebut dituliskan dalam comment topik ini.

Syarat Blog :
1. Harus menyertakan link ke http://www.stikom.edu
2. Memasang banner stikom yang dapat diambil di http://www.stikom.edu/about/logo-stikom/

Penulisan Daftar Pustaka Menggunakan APA STYLE

Penulisan Daftar Pustaka (bibliography) dan Kutipan (citation) dengan APA (American Psychological Association) STYLE

1) BUKU

a) Buku tanpa Bab
Referensi pada tulisan (kutipan)

. . . yang menawarkan latar belakang teoritis untuk sejumlah pendekatan modifikasi perilaku inovatif (Sparrow, 2010).

Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Sparrow, D.G. (2010). Motivasi Bekerja dan Berkarya. Jakarta: Citra Cemerlang.

Suparman, G., & Farah, A. (Eds.). (2001). Buku Perkembangan Bayi. Bandung: Anugrah Pres.

Project Metode Penelitian

Bagi mahasiswa MK Metode Penelitian kelas P4 (Gasal 2010/2011) program Strata 1 STIKOM Surabaya harus mengumpulkan project akhir berupa proposal penelitian dengan ketentuan sebagai berikut :
A. Unsur Project Proposal terdiri dari :
1. Judul Penelitian
2. Daftar Isi
3. Bagian Tubuh
4. Rencana dan Jadwal Kerja
5. Daftar Pustaka
6. Lampiran : Profile mahasiswa(NIM, Nama, Email, Skill individu, pengalaman kerja), Kerangka pemikiran penelitian, rekap quisioner jika ada dan paper penelitian yang di digunakan sebagai kajian.

Bagian Tubuh Proposal Penelitian Skripsi

A. PENDAHULUAN
Dalam membuat penelitian tugas akhir atau skripsi perlu diungkapkan konsep, gejala atau penerapan untuk mengetahui tujuan dilakukan penelitian. Dari diskripsi tersebut perlu didisampaikan motivasi yang mendorong dilakukan penelitian. Perlu disampaikan uraian tentang justifikasi pentingnya subject penelitian.

Dengan dibuatnya pendahuluan ini dalam proposal penelitian, pembaca dapat mengetahui latar belakang, perumusan masalah, tujuan penelitian dan manfaat penelitian yang dikuatkan dengan landasan teori utama atau studi awal yang perlu dilakukan.

Powered by WordPress | Designed by: diet | Thanks to lasik, online colleges and seo
Skip to toolbar